Wujud Pelayanan Humanis: Polres Bangka Barat Kawal Kepulangan Jenazah Warga Tempilang dari Cirebon Hingga Pemakaman

banner 468x60

CLIICPUPDATE, BANGKA BARATPolres Bangka Barat membuktikan komitmen pelayanan humanisnya kepada masyarakat yang sedang berduka. Jajaran kepolisian mendampingi langsung proses pemulangan hingga pemakaman jenazah Yuliva Andrianita, warga Desa Air Lintang, Kecamatan Tempilang, Kabupaten Bangka Barat, yang dipulangkan dari Cirebon, Jawa Barat.

Sebelumnya, penemuan jenazah Yuliva di kamar kosnya di kawasan Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, pada Selasa (28/7/2026) mengejutkan pihak keluarga. Pihak keluarga yang sempat kehilangan kontak selama beberapa hari langsung berkoordinasi dengan kepolisian untuk mengonfirmasi keberadaan korban.

Polisi Kawal Prosesi dari Kedatangan Hingga ke Liang Lahat

Setelah kepolisian di Cirebon menyelesaikan penanganan medis dan administrasi, jenazah Yuliva langsung bertolak menuju Bangka Barat pada Rabu (29/7/2026).

Rombongan pengantar jenazah tiba di Kecamatan Tempilang sekitar pukul 18.20 WIB. Kapolsek Tempilang Iptu Deni bersama jajaran personelnya mengawal langsung kedatangan jenazah menuju Masjid Jami’ Desa Benteng Kota untuk menjalani proses salat jenazah, sebelum mengantarkannya ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tara.

Aparat kepolisian mengawal seluruh rangkaian prosesi guna menjamin keamanan dan kelancaran acara, sekaligus memberikan penguatan emosional kepada keluarga korban. Prosesi pemakaman berakhir pada pukul 19.45 WIB dengan dihadiri oleh tokoh agama, tokoh masyarakat, perangkat desa, serta sanak keluarga yang berduka.

Keluarga Serahkan Pengusutan Kasus ke Polsek Kesambi

Terkait penyebab kematian korban, pihak keluarga secara penuh mempercayakan proses penanganan dan penyelidikan hukum kepada jajaran Polsek Kesambi, Polres Cirebon Kota. Keluarga menyatakan kesiapannya untuk menerima apa pun hasil investigasi resmi dari kepolisian.

Mewakili Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak, S.H., S.I.K., M.H., Kasi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso menegaskan bahwa jajarannya bergerak cepat untuk selalu hadir di tengah warga, terutama saat masyarakat tertimpa musibah.

“Kepolisian hadir tidak hanya ketika masyarakat membutuhkan pelayanan hukum dan pengamanan, tetapi juga saat warga sedang menghadapi duka mendalam. Kami ingin memastikan keluarga korban tidak merasa berjuang sendirian dalam menghadapi situasi sulit ini,” tegas Iptu Yos Sudarso menyampaikan arahan Kapolres.

Iptu Yos Sudarso menambahkan bahwa aksi pendampingan ini menjadi cerminan nyata dari komitmen Polri yang presisi, berempati, dan mengedepankan sisi kemanusiaan.

“Kami mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan mendapatkan kekuatan dan ketabahan. Di sisi lain, kami menyokong penuh proses penyelidikan yang sedang berjalan di Polsek Kesambi Polres Cirebon Kota agar segalanya terang benderang sesuai hukum yang berlaku,” lanjutnya.

Kapolres Bangka Barat menginstruksikan seluruh jajarannya untuk terus memelihara kehadiran polisi di tengah masyarakat dalam setiap dinamika lapangan.

“Polisi harus selalu ada untuk masyarakat dengan mengedepankan empati, kepedulian, dan pelayanan yang tulus,” tutupnya. (*)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *